Real Madrid Resmi Rekrut Eder Militao dari Porto

Real Madrid sudah ancang-ancang untuk musim 2019/20. Real Madrid telah resmi mendapatkan bek tengah asal Brasil, Eder Militano, yang direkrut dari Porto. Penampilan bagus Militao di Liga Champions menarik perhatian sejumlah pelatih timnas.

Pesepakbola berusia 21 tahun itu menjadi rekrutan pertama Real Madrid setelah kembalinya Zinedine Zidane sebagai pelatih. Militano akan bergabung Los Blancos di musim panas nanti dan telah teken kontrak selama enam tahun sampai 2025.

Namun, Marca melaporkan bahwa klausul pelepasan Militao mencapai 50 juta euro (Rp 807 miliar), dan akan meningkat menjadi 75 juta euro setelah 15 Juli 2019. Untuk itulah, Real Madrid bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangannya.

Militao sedang menjalani musim pertamanya di Liga Portugal setelah hijrah dari Sao Paulo. Di musim ini, Militao tampil impresif sehingga terpilih sebagai bek terbaik kompetisi itu selama lima kali beruntun pada September 2018-Januari 2019.

Pemain yang juga bisa dimainkan sebagai bek kanan dan gelandang bertahan itu telah membuat 34 penampilan di seluruh kompetisi. Militao turut menjadi bagian dari skuat Porto yang lolos ke perempatfinal Liga Champions, laju terbaik mereka dalam empat musim.

Pemain Bek berusia 21 tahun itu akan bergabung klub di musim depan dan sudah membuat debut internasional bersama timnas Brasil.

Gede Widiade, Sriwijaya FC, dan Potensi yang Setara Persija – Persib

Gede Widiade dengan Gubernur Sumatera Selatan sekaligus pembina Sriwijaya FC, Herman Daru dan Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Asfan Fikri Sanaf.Gede tidak membantah atau pun membenarkan pertemuan tersebut mewacanakan dirinya untuk mengambil alih Sriwijaya FC .

Lewat ciri khasnya yang kerap berapi-api dalam berbicara, Gede amat percaya diri dengan potensi Sriwijaya FC walaupun tim kebanggaan masyarakat Palembang ini hanya akan tampil di Liga 2 musim depan. Asalkan, para petinggi tim berjuluk Laskar Wong Kito itu dapat menuntaskan permasalahan tim dalam setahun belakangan.

Penunggakan gaji kepada sejumlah mantan pemainnya dan mengembalikan dukungan dari masyarakat Palembang menjadi tugas besar petinggi Sriwijaya FC untuk musim depan. Gede menginginkan pengurus Laskar Wong Kito itu untuk merencanakan program, termasuk memetakan masalah Sriwijaya FC pada Liga 1 2018 agar dicari akar permasalahan dan jalan keluarnya.

Sejak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengakuisisi Persijatim Solo FC pada 2004 silam, dua gelar Liga Indonesia plus tiga trofi Piala Indonesia telah terpajang dalam lemari piala Laskar Wong Kito.

Dalam dua musim terakhir, ia selalu masuk ke jajaran manajamen tim juara. Tangan dingin Gede kembali membuahkan hasil saat mengantarkan Persija merebut status klub terbaik Liga 1 2018. Peran Gede adalah sebagai direktur tim.Gede berani mengklaim bahwa potensi Sriwijaya FC setara dengan Persija dan Persib Bandung.