Pertandingan itu berjalan sulit untuk The Blues. Tim lawan menyuguhkan permainan agresif yang berani dalam duel-duel fisik. Hal ini menyebabkan tim Chelsea mengalami kesulitan mengembangkan permainan mereka. Terbukti, gol Chelsea baru lahir di 10 menit terakhir pertandingan. Bos Chelsea, Maurizio Sarri mengakui sendiri hal itu. Dia mengakui lawan telah menyulitkan timnya dan leg kedua nanti bakal berjalan sulit.

Kami tahu betul bermain di sini kandang Slavia sangat sulit. Lawan kami memiliki kekuatan fisik, sangat agresif, jadi kami tahu kami bakal kesulitan. Kami bisa menghadapi mereka dengan baik, lalu di babak kedua kami bisa bermain lebih baik. Sekarang kami harus memikirkan leg kedua yang akan berjalan sulit. Lawan kami ini juga sangat berbahaya.

Maurizio Sarri mengaku dia bakal lebih senang jika tidak harus memainkan Eden Hazard pada laga tersebut. Awalnya, Maurizio Sarri sengaja mencadangkan Eden Hazard demi memberinya waktu istirahat, tetapi pada akhirnya dia terpaksa menurunkan sang bintang utama karena Chelsea kesulitan mencetak gol. jika kami unggul 1-0 di babak pertama saya sebenarnya tidak akan menggunakan dia.

Akhirnya rencana Maurizio Sarri ini ternyata tidak berhasil. Hal ini membuktikan bahwa Chelsea masih sangat bergantung pada Eden Hazard.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *