Gede Widiade, Sriwijaya FC, dan Potensi yang Setara Persija – Persib

Gede Widiade dengan Gubernur Sumatera Selatan sekaligus pembina Sriwijaya FC, Herman Daru dan Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Asfan Fikri Sanaf.Gede tidak membantah atau pun membenarkan pertemuan tersebut mewacanakan dirinya untuk mengambil alih Sriwijaya FC .

Lewat ciri khasnya yang kerap berapi-api dalam berbicara, Gede amat percaya diri dengan potensi Sriwijaya FC walaupun tim kebanggaan masyarakat Palembang ini hanya akan tampil di Liga 2 musim depan. Asalkan, para petinggi tim berjuluk Laskar Wong Kito itu dapat menuntaskan permasalahan tim dalam setahun belakangan.

Penunggakan gaji kepada sejumlah mantan pemainnya dan mengembalikan dukungan dari masyarakat Palembang menjadi tugas besar petinggi Sriwijaya FC untuk musim depan. Gede menginginkan pengurus Laskar Wong Kito itu untuk merencanakan program, termasuk memetakan masalah Sriwijaya FC pada Liga 1 2018 agar dicari akar permasalahan dan jalan keluarnya.

Sejak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengakuisisi Persijatim Solo FC pada 2004 silam, dua gelar Liga Indonesia plus tiga trofi Piala Indonesia telah terpajang dalam lemari piala Laskar Wong Kito.

Dalam dua musim terakhir, ia selalu masuk ke jajaran manajamen tim juara. Tangan dingin Gede kembali membuahkan hasil saat mengantarkan Persija merebut status klub terbaik Liga 1 2018. Peran Gede adalah sebagai direktur tim.Gede berani mengklaim bahwa potensi Sriwijaya FC setara dengan Persija dan Persib Bandung.