Pochettino Berpeluang Latih Juventus

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino kemungkinan besar akan melatih raksasa Serie A, Juventus pada musim depan. Hal tersebut diungkapkan oleh sang sepupunya sendiri.

Kiprah Pochettino bersama Tottenham termasuk sangat baik dan impresif. Walaupun tidak aktif di bursa transfer, pria Argentina berhasil membawa Tottenham Hotspurs ke Final Liga Champions di musim ini.

Ia pun sempat dikait-kaitkan dengan Manchester United dan Real Madrid, belakangan ini nama Pochettino juga digadang-gadang akan menjadi pelatih Juventus yang baru.

Sepupu Pochettino, Daniele menilai bahwa kemampuan ia sudah terbukti. Daniele pun yakin Pochettino bisa membawa Tottenham Hotspurs menjadi Juara Liga Champions musim ini.

“Menurut saya, [Pochettino menggantikan Allegri] sangat mungkin terjadi, karena Mauricio adalah pelatih yang memiliki etos kerja yang sangat baik dan mencapai final bersama Tottenham merupakan contoh nyatanya,” ujar Daniele kepada Tutto Juve.

“Jika ia melakukan seperti yang sudah ia lakukan sekarang, menurut saya inilah tahun yang tepat untuk menjadi juara. Saya juga baru bertemu dia, dan ia adalah orang baik dan suka membantu,” imbuhnya.

Pochettino: Manchester City Tetap Favorit

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, tidak ingin pasukannya berada diatas angin setelah menang atas Manchester City. Karena masih ada leg kedua yang masih harus dimainkan.

Spurs berhasil memetik kemenangan saat menjamu Man City pada leg pertama babak perempat final Liga Champions, Rabu (10/4) dini hari WIB. The Lily White menang tipis dengan skor 1-0 dengan gol yang dicetak Son Heung-Min pada menit ke-78.

Kemenangan ini membuat jalan Spurs untuk bisa lolos ke babak semifinal akan lebih mudah.Mereka hanya butuh hasil seri saat melawat ke Stadion Etihad pekan pekan. Spurs juga bisa lolos jika kalah 2-1, 3-2 atau seterusnya.

Pochettino menyatakan kemenangan 1-0 atas Man City tidak menjadikan otomatis Spurs nanti akan melaju ke semifinal. Masih ada pertandingan di Etihad Stadium dan menurutnya Manchester City masih jadi favorit di leg kedua.

“Saya pikir kami pantas meraih kemenangan,tapi pekerjaan ini belum selesai. Man City masih jadi favorit dan tentu kemenangan ini membuat kami lebih percaya diri” ucap Pochettino dikutip dari BT Sport.

Rasa percaya diri memang harus bisa ditanamkan oleh skuad Spurs. Apalagi, pada perjumpaan dengan Man City pada Oktober 2018 lalu di laga Premier League, Spurs kalah dengan skor 0-1 di Wembley.

Pochettino tidak lupa memberikan pujian pada Son Heung Min yang menjadi penentu kemenangan atas City. “Luar biasa, dia pemain yang sangat bagus dan saya juga merasa senang terhadapnya,” ucap eks pelatih Espanyol.

Juventus Dinilai Tidak Seharusnya Dapat Penalti

Juventus mampu menjarangkan 3 buah gol ke gawang Atletico Madrid, salah satunya melalui titik penalti. Seorang pakar wasit International, Andujar Oliver menilai penalti itu tidak layak didapatkan Juventus.

Juventus berhadapan dengan Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 Besar Liga Champions, Rabu (13/3) dini hari WIB. Pada laga di Allianz Stadium tersebut, Juve sukses memetik kemenangan 3-0. Tiga gol Si Nyonya Tua diborong oleg sang bintang yakni Cristiano Ronaldo.

Dengan kemenangan tersebut, Juventus berhak lolos ke babak selanjutnya dengan kemenangan 3-0 kemarin dan Atletico Madrid hanya mampu menceploskan 2 gol saja di leg pertama. Total keseluruhan agregat 3-2 Juventus unggul.

Menurut seorang pakar wasit, Andujar Oliver bahwa Juventus tidak layak mendapatkan penalti karena ini bukan suatu pelanggaran yang harus di jatuhi hukuman penalti karena hanya terdapat kontak ringan saja bukan kontak yang berat yang dapat menyebabkan pelanggaran.

“Menurut presepsi saya, hukuman penalti itu tidak tepat untuk diberikan,” ucap Andujar seperti dikutip dari Marca.

“Memang terdapat sentuhan akan tetapi sangat ringan dan itu tidak cukup,” sambungnya.